Pempek Mini

Bahan-bahan

Bahan A

  • 1000 gr Ikan Tengiri yang sudah dihaluskan
  • 2 sdt  Garam Halus (atau sesuaikan dengan selera ya)
  • 1 sdt Merica Bubuk
  • 2 sdt Bawang Putih Halus (bukan bubuk loh ya)
  • 200 ml Air (aku pakai Aqua)
  • 2 butir telur

Bahan B

1000 gr Tepung Sagu Tani (aku pakai merek Liauw Liong Pit) *dipakai hanya 700gr-800gr, sisanya untuk melumuri tangan*

Cuko Pempek

  • Gula Batok (aku beli gulanya dari Palembang langsung)
  • Asam (aku ga pake cuka, karena cuka kurang baik untuk gigi ya… pakai asam lebih enak)
  • Gula
  • Garam
  • Ebi
  • Cabe Rawit Halus

Cara pengolahan

Pempek

  1. Siapkan air rebusan di atas kompor yang menyala.
  2. Campur Bahan A hingga tercampur rata dan homogen menjadi bubur.
  3. Masukkan Bahan B sedikit demi sedikit, jangan dimasukkan semua, sisakan 200-300 gr untuk melumuri tangan. Aduk hingga terasa bisa dibentuk. Semakin banyak tepung sagu yang dimasukkan semakin keras textur pempeknya. Jangan mengepal2 saat mengaduk, cukup dicampur rata, kalau ragu pakai sendok kayu atau spatula untuk mencampur adonan.
  4. Adonan siap dibentuk, lumuri tangan dengan tepung sagu yang tersisa, tujuannya supaya adonan tidak lengket ke tangan dan mudah dibentuk. Adonan pempek yang enak emang lembek dan susah dibentuk, tapi dengan latihan pasti bisa kok.. Practise makes perfect!
  5. Masukkan adonan pempek yang sudah dibentuk di air rebusan yang sudah mendidih. Pempek yang sudah matang akan mengambang di permukaan, biasanya aku diamkan beberapa saat agar masak benar.
  6. Siap disajikan, atau bila suka sensasi crunchy bisa digoreng hingga garing,,, krenyes krenyesss yummyyy… Nikmati bersama Cuko-nya (resep Cuko di bawah ya).

Cuko Pempek

  1. Semua bahan cuko di atas dikira2 aja sesuai selera, karena kan selera orang beda2, akupun ga pernah nimbangin takarannya hehehe…
  2. Oh ya, aku pakai Asam bukan Cuka, karena Cuka kurang bagus untuk Gigi dan lambung yah,,, trus aku pas tanya ke salah satu penjual Gula Batok kenapa kok kebanyakan penjual pempek pake cuka? Jawabannya : karena kan cuka jauh lebih murah daripada asam… Ooooh baru ngeh deh sekarang, pantes aku pakai asam selama ini, rasanya maknyus, enak banget, aku sih cocok banget deh… Kembali ke selera yah 🙂

Article printed from DianaCahya.Com: http://www.dianacahya.com

URL to article: http://www.dianacahya.com/2013/05/07/pempek-mini/