Apr 22, 2008

Posted by Diana Cahya in Uncategorized | 2 comments

Suamiku seorang pelukis

Suamiku seorang pelukis

Dilukisnya cinta dalam kanvas batinku
ratusan warnanya diambil dari pelangi
dilukisnya laut dalam mataku
birunya pecah menjadi airmata
dilukisnya rumah di punggungku
sebagai tempat kembali
sebuah pengembaraan yang panjang
dan anakku adalah mahakarya terbesar
yang dilukisnya dalam rahimku.

BumiAllah, 13 februari 2004

http://sireum.blogspot.com/

  1. Hello nice site :)

Leave a Reply