Pewarna Makanan Alami by diana on 26 August 2012 21 Comments

bunga telang1

Banyaknya pertanyaan tentang pewarna alami kepada saya, di sini saya tulis pembahasannya ya, semoga mendapat pencerahan berarti.

PEWARNA ALAMI

Dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi, dirangkum oleh Diana Cahya untuk NCC Rainbow Weeks Event.

Ini janjiku kepada Host Trio Pelangi untuk membuat laporan tentang “Pewarna Alami” yang sudah aku gunakan dan aku teliti sedikit. Semoga bermanfaat ya…

Pewarna Pelangi bisa didapat dari:

  • wortel untuk warna oranye
  • angkak untuk warna merah ( bisa juga dengan buah bit loh)
  • pandan untuk warna hijau (bisa juga chaisim / sawi hijau)
  • kunyit untuk warna kuning (bisa juga dari telur)
  • ubi ungu untuk warna ungu
  • bunga telang untuk warna biru

Dari semua pewarna alami di atas, yang paling langka adalah “bunga telang”, sedang yang banyak bertanya-tanya kepada saya selain bunga telang yaitu “angkak”. Well, mari kita bahas satu2 yah…

WORTEL (sumber pewarna oranye)

Selain bagus untuk kesehatan mata karena mengandung vitamin A, wortel bisa juga dipakai sebagai sumber pewarna oranye yang cukup pekat loh, hati2 setelah mem-blender wortel cepat-cepat dicuci ya gelas blendernya karena warnanya bisa menempel dan susah dibersihkan apabila sudah mengendap.

Cara mengolah wortel menjadi pewarna oranye adalah dengan menghancurkan / memblender bersama sedikit air, lalu memeras sari2nya. Itulah yang dipakai sebagai pewarna oranye pada makanan. Warnanya lumayan cerah loh…

Sumber foto dari : google

ANGKAK (sumber pewarna merah)

Angkak adalah fermentasi dari beras putih jenis tertentu yang dibiakkan dengan sejenis ragi khusus selama beberapa hari sehingga mengubah warna beras menjadi merah. Angkak telah dikenal penduduk Cina sejak ratusan tahun silam, dan umum digunakan bangsa Cina sebagai bagian dari campuran rempah masakan dan herbal kesehatan mereka.

Di Amerika, angkak yang dikenal dengan nama Red Yeast Rice kini mulai popular dan dijual dalam bentuk kapsul sebagai penurun kolesterol jahat alamiah yang ampuh. Beberapa warga masyarakat percaya bahwa angkak dapat digunakan sebagai obat pendongkrak trombosit.

Beberapa contoh produk makanan yang telah menggunakan pewarna merah angkak adalah anggur, keju, sayuran, pasta ikan, kecap ikan, minuman beralkohol, aneka kue, serta produk olahan daging (sosis, ham, kornet).

Cara mengolah angkak menjadi pewarna merah : bilas angkak dengan air hangat sebanyak 2x agar rasa pahitnya hilang, lalu  rendam angkak beberapa menit sampai warna merahnya timbul, lalu hancurkan angkak dan rendam bersama air rendam tadi, jadilah warna merah yang sangat pekat, hampir sama dengan pewarna merah textil loh, pekat banget.

Sumber foto : pribadi

BUAH BIT (sumber pewarna merah)

Buah bit dipercaya dapat menambah tekanan darah seseorang, apabila sering pusing akibat darah rendah, bisa dibantu dengan konsumsi buah bit, rasanya memang kurang enak, tapi efeknya bisa membuat badan kita jadi fit, banyak sekali kandungan vitamin yang terdapat di dalam buah bit ini.

Kandungan yang ada di dalam buah bit :

  • Asam Folat 34%, Fungsi : Menumbuhkan dan mengganti sel-sel yang rusak ,
  • Kalium 14,8%, Fungsi : Memperlancar keseimbangan cairan di dalam tubuh,
  • Serat 13,6%,
  • vitamin C 10,2%, Fungsi : Menumbuhkan jaringan dan menormalkan saluran darah,
  • Magnesium 9,8%, Fungsi : Menjaga fungsi otot dan syaraf,
  • Triptofan 1,4%,
  • Zat Besi 7,4%, Fungsi : Metabolisme energi dan sistem kekebalan tubuh,
  • Tembaga 6,5%, Fungsi : Membentuk sel darah merah,
  • Fosfor 6,5%, Fungsi : Memperkuat tulang,
  • Caumarin yang berfungsi untuk mencegah tumor, dan
  • Betasianin sebagai pencegah kanker.

Cara mengolah buah bit menjadi pewarna merah :sama dengan wortel, yaitu dengan menghancurkan / memblender bersama sedikit air, lalu memeras sari2nya. Itulah yang dipakai sebagai pewarna merah pada makanan.

Sumber foto : google

PANDAN HIJAU (sumber pewarna hijau)

Kita mengenal pandan secara familiar ada 2 jenis yaitu untuk pewarna (pandan suji) dan pewangi / aroma (pandan wangi), tapi dua-duanya bisa dipakai sebagai sumber pewarna hijau, hanya saja pandan hijau lebih pekat warnanya.

Cara mengolah pandan menjadi pewarna hijau  yaitu dengan menghancurkan daunnya/ menggerus / memblender bersama air, lalu diperas hingga keluar sari2 hijaunya.

Sumber foto dari sini.

CHAISIM / SAWI HIJAU (sumber pewarna hijau)

Manfaat:

  • Menghilangkan rasa gatal ditenggorokan pada penderita batuk.
  • Memperlancar BAB
  • Anti oksidan
  • Pembersih darah
  • Memperbaiki fungsi ginjal,
  • Memperbaiki dan memperlancar pencernaan
  • Komposisi : protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C

Cara mengolah chaisim menjadi pewarna hijau sama seperti pandan yaitu dengan menghancurkan daunnya/ menggerus / memblender bersama air, lalu diperas hingga keluar sari2 hijaunya.

Sumber foto : google

KUNYIT / KUNIR (sumber pewarna kuning)

Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan antara lain :

  • Kunyit mengandung antioksidan dan antiperadangan.
  • Kunyit dapat memperlambat penyebaran dan pertumbuhan tumor.
  • Kunyit dapat memperlancar sistem pencernaan.
  • Meringankan gejala rematik.
  • Membantu menyembuhkan luka.
  • Membantu menyembuhkan penyakit kulit seperti koreng dan gatal-gatal.

Selain itu, juga bermanfaat untuk kecantikan anda. Manfaat Kunyit Bagi Kecantikan antara lain :

  • Dapat mencegah keputihan.
  • Memperlancar dan mengurangi rasa nyeri saat haid.
  • Menghaluskan kulit

Cara mengolah kunyit menjadi pewarna kuning alami adalah dengan menghancurkannya dengan cara memarut lalu peras bersama air, jangan lupa saat memarut pakai sarung tangan plastik ya, supaya tangan tidak jadi kuning. Kalau mau praktis sekarang banyak dijual kunyit bubuk, tinggal campur air, jadi pewarna kuning, tapi menurut saya lebih pekat bila dibuat dari kunyit asli bukan yang sudah berbentuk bubuk.

Sumber foto : google

TELUR (sumber pewarna kuning)

Telur merupakan sumber yang kaya protein dan dipenuhi nutrisi penting khususnya vitamin D, vitamin B12, selenium dan kolin.

Di antara sumber protein, telur mengandung asam amino esensial terkaya yang penting untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel tubuh. Telur bisa menjadi pilihan bagi anak-anak, remaja dan orang dewasa yang tidak mengkonsumsi susu.

Cara mengolah telur menjadi pewarna kuning : biasanya adonan yang mengandung telur warnanya akan kuning pucat, jadi hanya menambahkan telur ke dalam adonan bisa menjadikan warna adonan kuning, jangan lupa pastikan resep menggunakan telur, kalau tidak membutuhkan telur warna kuning bisa didapat dari kunyit.

Sumber foto : google

UBI UNGU/ TELO UNGU (sumber pewarna ungu)

Manfaat kesehatan dari ubi ungu antara lain:

  1. antosianin pada ubi ungu bermanfaat sebagai antioksidan yang dapat menyerap polusi udara, oksidasi dalam tubuh dan menghambat penggumpalan darah sehingga kesehatan aliran darah lebih lancar.
  2. kandungan betakaroten, vit E dan C bermanfaat sebagai antioksidan pencegah kanker dan beragam penyakit kardiovaskuler.
  3. serat dan pektin dalam ubi ungu sangat baik untuk mencegah gangguan pencernaan seperti wasir, sembelit hingga kanker kolon.
  4. antosianin ubi ungu juga memiliki fungsi fisiologis misal antioksidan, antikanker, antibakteri, perlindungan terhadap kerusakan hati, penyakit jantung dan stroke.
  5. kandungan aktif zat selenium dan iodin dua puluh lebih tinggi dari pada ubi lainnya, sehingga ubi jalar ungu dapat menjadi anti kanker.

Cara mengolah ubi ungu menjadi pewarna ungu adalah dengan memotongnya kecil2 lalu hancurkan dengan bantuan blender dan air, ambil sarinya, itulah yang menjadi pewarna ungu.

Sumber foto : google

BUNGA TELANG (sumber pewarna biru)

Untuk yang satu ini benar-benar sangat sulit bagi saya untuk menemukannya, tapi dari kelangkaannya itu memacu saya untuk bener2 fokus meneliti tanaman ini. Bunga telang  berbunga 6 minggu sekali, warnanya biru keunguan, apabila diambil airnya warnanya ungu seperti tinta stempel, tapi saat diaplikasikan ke makanan warnanya menjadi biru cantik.

Berikut foto2 yang aku ambil sesaat sebelum bunga telang aku pakai sebagai pewarna makanan hasil kreasiku untuk NCC Rainbow Weeks.

Khasiat dan Manfaat Kembang Telang:

  1. Abses dan bisul
  2. Menghilangkan dahak pada bronkhitis kronis, iritasi kandung kemih, dan saluran kencing
  3. Radang mata merah
  4. Sakit telinga
  5. Busung perut, pembesaran organ perut
  6. Menghilangkan dahak pada bronchitis kronis
  7. Demam
  8. Iritasi kandung kemih dan saluran kencing
  9. Dipercaya turun temurun sangat baik untuk mata bayi supaya bersih dan sehat.
  10. Cara mengolah bunga telang menjadi pewarna biru adalah dengan merendamnya di air lalu memerasnya, itulah warna alami biru yang dihasilkan oleh bunga telang.

Ini beberapa eksperimen saya mengenai pencampuran airnya, apabila komposisi air lebih banyak daripada bunga telang, maka yang dihasilkan adalah biru mudah jernih, apabila semakin banyak bunga telang yang dipergunakan warna semakin pekat dan cenderung menjadi ungu, tapi jangan kuatir, setelah dicampur dengan makanan warna akan jadi biru indah. Pewarna biru dari bunga telang sangat terkenal di Malaysia sebagai pewarna nasi kerabu biru.

Sumber foto : pribadi

Well, sekian info yang bisa saya bagikan, pamit tidur lagi ya mbak host Trio Pelangi yang cantek2 hehehe… biar lekas sembuh… *ngacir ke tempat tidur*

Dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi, dirangkum oleh Diana Cahya untuk NCC Rainbow Weeks Event.

Note

Ternyata laporanku ini dihargai dengan badge NCCRW horeee!!!! Padahal aku kirim laporan ini ga mengharap apa2 loh, hanya sekedar informasi aja, siapa tau bermanfaat… Makasih ya para host NCCRW *hmuaahh

Posted in Resep

   

21 responses

  1. bustaman posted on September 14, 2012 at 11:03 pm

    Saya tertarik dengan angkak dan bunga telang dimana ya mendapatkannya

    Reply

  2. diana posted on September 15, 2012 at 9:20 pm

    @ Bustaman : kalau angkak sudah banyak di Supermarket ya… di pasar tradisional juga banyak yang menjual angkak…

    Kalau bunga telang memang agak susah mendapatkannya, saya lagi berusaha menanamnya, nanti kalau sudah berbunga, boleh dibagi2-kan kalau mau hehehe :)

    Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya ya :)

    Reply

  3. Tanty posted on October 13, 2012 at 12:02 am

    Salam kenal mba diana….

    Terima kasih ya infonya….sangat bermanfaat
    Kebetulan saya sedang belajar ngebento untuk bekal sekolah anak saya.

    Reply

  4. Angela posted on December 19, 2012 at 11:40 pm

    Mba, kira2 dimana saya bs mendapatkan bunga telang jika di jakarta? Apakah ada alternatif lain untuk warna biru selain menggunakan bunga tsb? Terimakasih

    Reply

  5. diana posted on December 20, 2012 at 4:38 pm

    @ Tanty : sama2 Mbak Tanty, senang kalau bisa bermanfaat :)

    Reply

  6. diana posted on December 20, 2012 at 4:40 pm

    @ Angela : hai Mbak, untuk bunga telang saya dapat di sekitaran Jl.Palmerah (lupa tepatnya)… Untuk alternatif lain untuk warna biru dari tumbuhan , saya belum menemukan… Mungkin ada teman2 lain yang sedang baca tau? Sharing yah di sini..

    Reply

  7. Fanegh posted on January 31, 2013 at 4:26 pm

    Thanks banget infonya..
    sangat membantu banget.. sayaberencana bikin kue yg semua serba alami hehehe

    Reply

    diana

    @ Mbak Fanegh : Iya Mbak, sehat untuk dikonsumsi keluarga tercinta. Monggo dicoba ya :)

    Reply

  8. wirawati posted on February 8, 2013 at 9:22 am

    Mbak Diana, salam kenal :)
    saya mau tanya dikit, adakah perbedaan hasil nya jika cara mengolah nya dengan di rebus/kukus terlebih dahulu kemudian di grinder dan dicampurkan bersama ke adonan cake atau langsung di blender bersama sedikit air dan diperas diambil sarinya saja???

    Thanks

    Reply

    diana

    @Wirawati : Salam kenal Mbak Wirawati,

    Kalau dikukus dulu, kemungkinan warnanya tidak setajam saat mentah ya, karena ada proses perubahan diakibatkan oleh proses pengukusan tersebut. Bisa dicoba Mbak lalu share di sini, biar banyak para pembaca yang kecipratan ilmunya :)

    Reply

  9. wirawati posted on February 8, 2013 at 9:24 am

    Oiya satu lagi mbak,
    angkak itu jika dicampur dalam adonan cake (untuk buat rainbow cake misalnya ato red velvet) apakah tidak mempengaruhi rasa cake nya (jadi pahit gitu??)
    Thanks

    Reply

    diana

    @ Wirawati : Mbak, kalau cake ingin warna merah alami jangan pake angkak, lebih baik pake buah bit aja :). Kalau angkak tidak mau pahit bisa direndam dengan air hangat 3x berturut2, lalu bilas hingga pahitnya hilang :) . Semoga bermanfaat yah

    Reply

  10. Natasya posted on March 24, 2013 at 12:24 pm

    Tante diana….
    makasih untuk infonya
    buat tugas sekolah
    tapi bisa ngga dicantumkan contoh contoh makanan yang memakai pewarna alami tersebut?

    terima kasih

    Reply

  11. indra posted on April 21, 2013 at 12:13 pm

    salam kenal mba diana,.. saya nga sengaja lihat website mba diana pas lg searching pewarna alami di google.. mbamaaf,bisa nga kalo seandainya saya ingin beli /pesan cairan pewarna biru pekat <hijau pekat,orange ,ungu , serta pink kalo ada,.. :) trims ya mba di tunggu balasanya dan kemana saya harus menghubungi mba diana..trims ..:)

    salam
    indra

    Reply

  12. azakiah posted on October 26, 2013 at 11:30 am

    sy sangat tertarik dengan pwarna alami , sist ada cara untuk membuat pewarna yg bentuk bubuk klo kunyit dan bit sy sdh dpt carax , tp untuk ubi ungu dan bunga telang dan daun pandan dan caisim adakah cara tertentux mis yg cukup warnanya saja tp tidak terikut baunya (u caisim dan pandan) ,? soalnya saya mo mencoba membuat cosmetik alami dg bahan pewarna yg alami , makasih sebelumnya :D

    Reply

    diana

    @Azakiah : untuk pewarna alami kosmetik pasti beda lagi prosesnya ya Mbak, dan saya bukan spesialis di sana, mungkin bisa tanya ahlinya langsung aja :)

    Reply

  13. aulia posted on February 18, 2014 at 8:39 pm

    salam kenal cik diana. terimakasih info nya, sangat bermanfaat sekali. saya mau betanya, warna biru yang alami selain bunga telang apa ya?

    Reply

    diana

    @ Aulia : kalau warna biru alami, selain bunga telang, kita belum menemukan lagi, kalau ada pasti kita update ya :) thank you for visiting us ^^

    Reply

  14. desy posted on September 29, 2014 at 8:24 am

    Mba salaam kenal, klo disimpan di kulkas gitu mba bisa awet berapa lama ya? Terimakasih

    Reply

    diana

    Kalau di kulkas bawah (bukan beku) sekitar 2 harian, kalau di freezer bisa 2 minggu :)

    Reply

Leave a Comment






2 + = 10