ROTI SIMIT (Turki) by diana on 26 November 2012 9 Comments

4

Lagi exciting banget setelah berhasil membuat ragi alami, makanya semakin semangat aja membuat macam2 roti sehat dan hasilnya adalah pujian dari kanan kiri yang sudah mencobanya dan keluarga jadi lebih terjamin kesehatannya dengan mengkonsumsi roti buatan sendiri. Kali ini saya akan membuat roti dari Turki.. jauh amat yakkk… namanya “roti simit”.Selain cantik, roti simit ini juga gurih banget, rasa wijen mendominasi teksturnya yang mewah akibat dari proses pembuatannya yang menggunakan ragi alami yang menyehatkan. Sangat nikmat saat diseduh dengan kopi atau dimakan bersama soup hangat, apalagi saat musim hujan begini yah… yummy…

Proses pembuatannya sangat sederhana sekali, tidak ada kendala berarti dalam pembuatannya, kecuali tangan cidera dikit terkena loyang panas saat memutar2 loyang di dalam oven tangkring andalanku yang apinya tidak merata… makanya harus rajin bolak balik loyang hehehe…

Oh ya 1 lagi, waktu mau buat sudah malam hari, ada 1 bahan yang kurang yaitu taburan wijen, alaaaahhh makk mampus aku, cepet2 tancap gas ke carefour, lari sana sini, karena sudah mau tutup, untunglah akhirnya dapet juga stok satu2nya yang tertinggal… phew… lega!

Langsung aja yah ..

Roti Simit berasal dari Turki. Orang Turki umumnya memakan roti putih dengan sup dan kopi untuk sarapan. Roti ini memiliki rasa gurih , ditambah penggunaan ragi alami yang memberikan aroma dan tekstur yang unik.

Step2 pembuatannya sudah aku fotokan yah, semoga bermanfaat 🙂

Adonan yang telah kalis, apabila ditarik akan tipis seperti selaput tapi tidak sobek :

kalis

Diamkan adonan , tutup dengan plastik

diamkan

Step2 membentuk Roti Simit:

step 1
step 2
step 3
step 4
step 5
step 6
step 7
step 8

Roti Simit Sangjin Ko

Bahan-bahan

  • 250 gr Tepung Terigu Protein Tinggi
  • 120 gr Ragi Biang Alami (Ragi C) / bisa cek di sini
  • 5 gr Garam
  • 25 gr Gula Pasir
  • 110 ml Air
  • 20 ml Susu Cair
  • 1 sdm Minyak Zaitun

Pelengkap

  • Biji wijen secukupnya

Cara pengolahan

  1. Campur  tepung terigu, gula ,garam, susu dan air, lalu tambahkan ragi biang dan minyak zaitun  uleni sampai kalis.
  2. Tutup adonan dan diamkan 2-3 jam hingga mengembang pada suhu ruang.
  3. Timbang adonan dengan berat 50 gr dan bentuk menjadi bulatan, diamkan pada suhu ruang selama 15 menit, tutup dengan plastik.
  4. Ambil 2 bulatan adonan, bentuk memanjang dan plintir dengan tangan sehingga berbentuk seperti kepang rambut, lalu satukan ujungnya sehingga menjadi lingkaran. (lihat gambar)
  5.  Celupkan  permukaan adonan di air, lalu celupkan ke biji wijen.
  6. Tempatkan adonan di atas loyang, tutupi plastik dan  dumakan 60-90 menit di suhu ruang.
  7. Panggang adonan pada suhu 210 derajat Celcius sampai matang.

Posted in Resep

   

9 responses

  1. aisyah alwi posted on December 7, 2012 at 8:14 pm

    aku ijin bikin ya ….salam iis

    Reply

  2. diana posted on December 9, 2012 at 1:04 am

    @ Mbak Aisyah : monggo Mbak, mohon pengarahannya yah kalau ada yang kurang 🙂 …

    Reply

  3. melissa posted on August 11, 2014 at 6:21 pm

    Mba diana,saya mau bertanya.kalo resep roti ini saya mau tambahin telor gimana caranya ya?kalo carian saya ganti dengan telor gimana timbangnya air pake ml sedang kan telor perbutir?

    Reply

    diana

    Ditimbang aja mbak, cairan diganti ama telur 🙂

    Reply

  4. okta posted on September 21, 2015 at 4:16 pm

    raginya bisa diganti ragi instan gak ?

    Reply

  5. veny posted on November 5, 2015 at 10:33 am

    Mb diana bisa digoreng ngga

    Reply

  6. Bunda Rifdah posted on December 25, 2015 at 11:16 am

    Mbak diana, kl saya nggak punya ragi biang, bisa nggak kl sy ganti dg ragi instan,brp gr pakainya? Tks

    Reply

  7. Falen.ann posted on February 11, 2016 at 2:20 pm

    Mbak klo pake ragi instan takarannya brp gram? Trus masaknya klo pake oven tangkring apinya besar apa sedang?

    Reply

  8. hernyrahayu posted on May 31, 2016 at 4:10 pm

    Mbak diana teoungnya bisa diganti tepung gandum utuh terimakasih

    Reply

Leave a Comment





*